Minggu, 11 Desember 2011

Gerund

Gerund adalah kata kerja bentuk ING, atau biasa disebut Verb_ING. Dalam bahasa Inggris, memang ada beberapa kata kerja yang selalu diikuti oleh Gerund ini. Namun, untuk masuk kesana, saya akan memulainya dari topik Verbs as Complement.

Verbs as Complement (Kata Kerja sebagai Pelengkap)
Tidak jarang, kalimat-kalimat kita, mengandung lebih dari satu kata kerja. Artinya, yang berfungsi sebagai pelengkap dari kalimat kita adalah kata kerja. Seperti, misalnya saya akan berusaha (1) untuk bekerja keras (2), kawan saya memutuskan (1) untuk menikah (2) bulan depan, adikku berhenti (1)menangis (2) ketika ibu datang, saya tak tahan (1)untuk jatuh cinta (2) denganmu, dll.

Jadi bagaimana membuat kalimat yang pelengkapnya adalah juga kata kerja juga? Begini:

A. Ada Kata Kerja yang SELALU diikuti oleh Invinitive (to +Verb), yaitu:

1. Agree (setuju)
2. Attemp (berusaha/mencoba)
3. Claim (menuntut/menyatakan)
4. Decide (memutuskan)
5. Desire (menginginkan)
6. Fail (gagal)
7. Forget (lupa/melupakan)
8. Hesitate (merasa ragu/bimbang)
9. Hope (berharap)
10. Intend (bermaksud)
11. Learn (belajar)
12. Need (membutuhkan/memerlukan)
13. Plan (berencana)
14. Prepare (mempersiapkan)
15. Pretend (berpura-pura)
16. Refuse (menolak)
17. Seem (kelihatan)
18. Tend (cenderung)
19. Want (ingin)
20. Wish (berharap)

CONTOH:
His mother agrees to send him abroad (ibunya setuju untuk mengirimnya ke luar negeri
• I am sorry, I forgot to call you yesterday.
• The president is preparing to begin the meeting
• She learned to cook, when she was a little

B. Ada Kata Kerja yang SELALU diikuti oleh Gerund (Verb-ING) :
1. Admit (menerima/mengijinkan/mengakui)
2. Avoid (menghindari)
3. Appreciate (menghargai)
4. Can’t help (tak tahan)
5. Consider (mempertimbangkan)
6. Deny (mengingkari)
7. Finish (menyelesaikan)
8. Mind (keberatan)
9. Practice (berlatih)
10. Postpone (menunda)
11. Quit (meninggalkan)
12. Recall (mengingat/memanggil kembali)
13. Resist (melawan/menentang/menahan)
14. Resume (memulai lagi/meneruskan/menempati lagi)
15. Risk (mempertaruhkan/mengambil risiko)
16. Suggest (menyarankan/mengusulkan)

CONTOH:
I suggest you memorizing these words
• He risks fighting with the fire
• I am considering buying a new house, because it’s a good investment
• She finished telephoning when I came
• He admitted not cheating on the exam (negative form)
• I can’t help falling in love with you

Conditional Sentences

Conditional Sentence

Conditional Sentence (=Kalimat pengandaian) adalah kalimat yang digunakan untuk menyatakan sesuatu yang mungkin terjadi atau mungkin tidak terjadi seperti yang diharapkan.
Conditional sentence terdiri dari dua klausa, yaitu:
Main Clause (Induk Kalimat) dan IF Clause.
Letak main clause bisa di depan maupun di belakang IF Clause. Perbedaan letak ini tidak mempengaruhi arti.
Ada beberapa tipe Conditional Sentence, yaitu:
  • Type I: Future Conditional
  • Type II: Present Conditional
  • Type III: Past Conditional

1
Type I: Future Conditional
Kalimat ini mengungkapkan kejadian yang diharapkan akan terjadi di masa yang akan datang dan memiliki kemungkinan untuk terjadi.
Pola kalimat:
If + S + Verb (present), S + will + Verb1
Kalimat 1                         Kalimat 2
Contoh:
  1. If I have enough time, I will visit him.
(mean: I may have enough time, I may visit him)
  1. I will go to the beach if my father gives me permission.
( mean: Perhaps, I go to the beach, my father permit me)
  1. We will wait if you want to join us.
(mean: Perhaps, we wait, you probably want to join us)
  1. If you study hard, you will pass the final exam.
(mean: Perhaps, you study hard, you may pass the final exam)
  1. If he wins the competition, they will give him a gold medal.
(mean: Perhaps, he win the competition, they may give him gold medal)
2
Type II: Present Conditional
Kalimat ini menyatakan peristiwa yang diharapkan terjadi sekarang tetapi  tidak terjadi.
Pola kalimat:
If + S + Verb 2 / were,     S + would + Verb1
Kalimat 1                              Kalimat 2
Contoh:
  1. If she visited me, I would give him money.
(mean: She doesn’t visit me, so I don’t give her money.)
  1. If I had enough time, I would go swimming.
(mean: I don’t have enough time, so I don’t go swimming.)
  1. If you were a flower, I would be a bee.
(mean: You are not a flower, I am not a bee.)
  1. If Agnes Monica were my girlfriend, I would be the happiest boy in the world.
(mean: Agnes Monica is not my girlfriend, so I am not the happiest boy in the world)
Catatan:
Pada tipe ini, to be untuk semua subyek pada IF clause adalah WERE.
3
Type III: Past Conditional
Kalimat ini menyatakan peristiwa yang diharapkan terjadi di waktu lampau, tetapi tidak terjadi.
Pola kalimat:
If + S + had + Verb 3, S + would have + Verb 3
Kalimat 1                             Kalimat 2

Contoh:
  1. If she had studied hard, she would have passed the final exam.
(mean: She didn’t study hard, so she didn’t pass the final exam.)
  1. If the team had played well, it would have won the competition.
(mean: The didn’t play well, so the team didn’t win the competition)
  1. If Britney Spears had been here, I would have been very happy.
(mean: Britney was not here, so I was not very happy.)
  1. If you had come to my house, you would have met me.
(mean: You didn’t come to my house, so you didn’t meet me.)